Pada tanggal 16 Juli 2008, Nega merilis maxi-single terbaru yang dikasih judul reminiscence. reminiscence sendiri dirilis dalam bentuk dua variant. Yaitu reminiscence TYPE A dan reminiscence TYPE B. Masing-masing type dirilis sebanyak 5000 keping. Nah, pada kesempatan ini saya akan mereview yang TYPE A saja. Di dalamnya terdapat 3 buah track plus 1 buah PV. Sedangkan TYPE B juga terdapat 3 buah track plus 1 buah track bonus yang berjudul shinkaigyo. Warna musik Nega di maxi-single ini sedikit berbeda dibandingkan karya-karya terakhirnya. Dan sesuatu yang beda itu ternyata dengan suksesnya bisa memukau para pendengar!
Langsung saja mulai reviewnya dengan sebuah tembang pertama, tembang unggulan dari maxi-single kali ini yang LUAR BIASA, yakni reminiscence. Selain keren, lagu ini juga sangat kelihatan merupakan sebuah lagu paling ambisius yang pernah diciptakan oleh Nega. Betapa tidak, durasi lagunya hampir memakan waktu 11 menit. Tapi itu tidak menjadi masalah yang berarti. Lagunya memang WORTH untuk didengar. Musik dari lagu reminiscence ini relatif slow yang cenderung ke arah power-ballad. Dibuka dengan permainan solo piano dari seorang Yuu [kalian tidak salah baca! Yuu sang drummer yang memainkan semua piano di lagu ini!!! AWESOME!], seterusnya bisa didengar alunan-alunan gitar serta interlude yang sangat catchy. Jika jeli, malah terkesan mirip dengan lagunya the GazettE yang berjudul Reila. Jin, aksi vokalnya di lagu ini benar-benar mencapai titik yang maksimal. Tidak ada komentar buat dia. Baik itu mulai verse, bride yang dalam, bahkan sampai chorus yang mencapai klimaks. Banyak momen yang menarik di lagu ini. Mulai dari solo gitar San, bahkan sampai dengan outro-nya [memakan waktu lama, hampir 5 menitan!] yang diiringi dengan dentingan solo piano Yuu plus orchestra. Tidak bisa disangkal lagi! Dari semua lagu yang dimiliki oleh Nega, lagu ini yang paling top!
Diteruskan dengan track berikutnya, Another eyes of reminiscence. Kali ini lagunya sedikit nge-rock dan sedikit kencang. Tapi tenang saja, dan tidak terlalu secadas. Tetap dengan menampilkan alunan yang catchy, hingga bisa dinikmati oleh siapa saja. Tipikal lagu-lagunya Nega, San selalu memainkan riff-riff gitar yang berat. Tidak ketinggalan pula aksi bass Ray yang penuh pengalaman. Driving line-bassnya oke juga! Dan sang drummer, Yuu, tumben-tumbennya bermain dengan seasyik ini. Tidak pada lagu-lagu di maxi-single/mini-album sebelumnya yang permainannya cukup kompleks.
dokusou kyoku dai nana ban [hi ai] menjadi tembang selanjutnya. Sebuah tembang instrumental. Dimana di dalamnya bisa disimak alunan-alunan indah ballad yang didominasi oleh permainan solo piano dari seorang Yuu. Nuansa lagu tambah terasa khusyuk dengan dimasukkannya suara-suara dari permainan alat musik biola.
Dengan mendengarkan tembang seperti reminiscence dan Another eyes of reminiscence, sudah cukup untuk memberikan rating 5/5 bintang pada maxi-single dari Nega ini. Buat fans Nega, maxi-single ini sudah tentu layak disimak. Buat yang tidak mengenal Nega, try it!
Nega - reminiscence
review - 26.07.2008 19:00
Warna musik Nega di maxi-single ini sedikit berbeda dibandingkan karya-karya terakhirnya. Dan sesuatu yang beda itu ternyata dengan suksesnya bisa memukau para pendengar!

©


