Wawancara dengan Mio

interview - 27.09.2009 02:42

JaME mewawancarai pendatang baru yang menjanjikan bernama Mio mengenai debutnya, band barunya dan kehidupanya sebagai street performer.

Tidak lama setelah perilisan album barunya, penyanyi dan penulis lagu Mio, seorang yang muda dan bertalenta yang baru tiba di kancah musik Jepang, menyetujui wawancara ini. Disini, dia akan berbicara kepada kita mengenai pengalaman-pengalamannya sebagai performer dan ikatan yang dia miliki dengan bandnya. Kita juga akan mengetahui lebih dalam mengenai sifat ceria dan bersemangat miliknya.


Pertama-tama, bisakah kamu memperkenalkan dirimu kepada para pembaca yang belum mengetahui tentang dirimu?

Mio: Hai! Saya Mio, salam kenal! Saya adalah penyanyi dan penulis lagu berusia 22 tahun. Baru-baru ini, saya melakukan street performances di Kichijôji di Tokyo bagian Barat, namun saya lebih suka berada di dalam band dan melakukan banyak hal dengan lebih bersemangat dan liar. Biasanya, saya mengadakan konser di live houses di daerah Tokyo.

Sekarang kamu menyebutkannya, mengapa street performances begitu penting bagimu? Apa yang kamu suka darinya, dan apa yang kamu tidak suka darinya?

Mio: Ketika pertama kali saya datang ke Tokyo, saat itu adalah periode yang berat karena banyak orang mabok mencari masalah dengan saya! (tertawa) Namun masalah saya akhir-akhir ini adalah polisi! Pada dasarnya street performances itu ilegal, jadi pada hari-hari buruk bisa menjadi sangat bermasalah! (tertawa) Namun street performances sangat menyenangkan! Ketika orang-orang yang tidak mengetahui saya lewat dan berhenti di depan saya, saya senang. Kamu akan mendapatkan perasaan seperti “Saya berhasil melakukannya!” Banyak orang juga menjadi fans.

Benarkah? Sepertinya terdengar sulit. Apa yang terjadi jika kamu membuat marah polisi? Apakah kamu harus membayar denda atau sejenisnya?

Mio: Tidak, kamu tidak perlu. Namun jika kamu tidak beruntung, mereka akan mengambil sidik jarimu dan kamu harus menandatangani dokumen dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini.

Mengapa kamu memilih Kichijôji? Apakah ada alasan tertentu?

Mio: Hanya karena kamu akan sangat jarang untuk ditangkap oleh polisi jika di Kichijôji! (tertawa)

Jadi kamu sudah merilis single pertamamu, Atama no warui musume no hanashi saat berumur 19 tahun kan? Apakah ada perubahan dalam dirimu sebagai seorang artis sejak saat itu? Ketika saya melihat jacket dari single ini, kamu memiliki kesan yang gelap. Ketika membandingkannya dengan cover dari debut albummu Ai no mama aruite ikitai, kamu member kesan bahwa kamu sudah berubah drastik. Apakah musik yang kamu inginkan juga turut berubah?

Mio: Saya berubah banyak! (tertawa) Terutama saat terakhir kali gagal, ketika album saya dirilis. Mempunyai band di sekeliling saya membuat saya sadar akan kemungkinan untuk memiliki hubungan yang erat dengan orang-orang yang bukan pacar ataupun teman saya. Juga terasa menyegarkan untuk dapat hang out dengan orang-orang dari generasi yang sama dengan saya setelah bermain gitar dan menyanyi untuk orang-orang yang lebih tua dari saya. Secara emosi, saya menjadi sangat terlibat dengan band saya, dan kami sudah memiliki hubungan yang sangat dekat dalam waktu yang singkat! Berbagi semua kesedihan, kegilaan, kesenangan dan kebahagiaan adalah perasaan yang unik! Menurut saya, saya sudah menjadi lebih terlibat dengan orang-orang sejak saat itu.

Sekarang kita berbicara mengenai debut album kamu, bisakah kamu memberitahukan kami mengenai kesanmu terhadap perekaman? Siapakah yang bermain semua instruments?

Mio: Saya menikmati seluruh proses perekaman! Pengatur saya, Takashi Nakayama, memainkan gitar dan beberapa musisi profesional memainkan instrument yang lain.

Mengenai genre, lagu-lagu dalam album kamu sangat berbeda. Bagaimana bisa terjadi?

Mio: Pada usia 20 tahun, ketika saya sedang mengerjakan album ini, saya berada pada fase di mana fisik dan mental saya tidak seimbang. Hati dan perasaan saya tercerai berai dan sekarang saat saya mengingat kembali mengenai hal itu, rasanya itu cukup kejam. Barangkali itu adalah faktor yang sangat ekstrim yang menyebabkan kenapa musik saya saat itu memberikan kesan seperti itu. Ketika saya mendengarkan lagu-lagu itu sekarang, mereka meninggalkan kesan kekanak-kanakan kepadaku. Kehidupan privat saya tercermin secara transparan dalam lagu-lagu itu. Namun bagi saya, mereka adalah lagu-lagu yang berharga.

Mengapa kamu berpikir itu sangat spesial bagimu? Apa yang membuat kamu berbeda dari penyanyi perempuan lainnya?

Mio: Setelah mendengarkan album saya, banyak orang sepertinya beranggapan kalau saya adalah artis J-pop. Namun ketika mereka datang dan melihat konser saya, sangatlah jelas kalau saya 100% rock! Ketika melodi dari musik saya terasa pop, namun saat lives, jiwa rock akan selalu terasa! Banyak orang susah-susah menempatkan saya pada satu genre ketika semua yang saya lakukan adalah mengekspresikan diri saya sepenuhnya. Sekarang saya merasa secara perlahan-lahan banyak orang menerima saya sebagai seorang artis dengan keasliannya.

Bagaimana kamu menulis lagu-lagumu? Apakah kamu memiliki metode spesial?

Mio: Biasanya, melodi dulu. Ketika sudah selesai, saya berpikir mengenai kata-kata yang cocok untuk melodi itu.

Artis seperti apakah yang kamu suka? Pernahkah kamu dipengaruhi oleh orang lain?

Mio: Ketika saya berusia 17 tahun, saya suka band UK Muse, dan mereka menginspirasi saya untuk mulai membuat musik saya sendiri! Selain itu, orang tua saya memiliki sebuah bar rock, jadi saya sudah tahu banyak mengenai musik tahun 70an dan 80an dan saya menyukainya!

Berbicara mengenai orang tuamu, ibumu juga seorang penyanyi kan? Apakah dia mengajarimu cara menyanyi? Apakah dia mendukungmu?

Mio: Dia tidak pernah mengajarkan apapun kepadaku! Mungkin dikarenakan saya lemah dalam belajar hal dari orang tua saya (tertawa) Namun ibu saya adalah orang yang paling mengerti saya di dunia ini, dan dia mendukung saya dengan sepenuh hati.

Kamu aktif sebagai penyanyi dan penulis lagu, namun kamu juga berhasil mengumpulkan anggota band baru-baru ini. Bagaimana perasaatmu menjadi satu-satunya perempuan dalam grup? Bisakah kamu memberitahukan kami mengenai kesanmu terhadap konser, dan bagaimana kehidupan di dalam band?

Mio: Karena anggota band saya adalah musisi kelas pertama yang bekerja keras dalam aktivitas mereka, saya dapat belajar banyak dari mereka dan berkembang pesat! Walau saya mengenal mereka tidak begitu lama, namun saya menghormati mereka dari hati saya yang paling dalam, sebagai seorang musisi dan juga sebagai manusia. Kami juga memiliki banyak kesenangan saat tampil! Kami membagikan cinta kepada musik, jadi rasanya menyenangkan. Sejak saya mulai bermain bersama mereka, saya merasa sangat bersemangat mengenai ide untuk membawakan lebih banyak lagu-lagu rock! Saya merasakan semangat saat kami sedang menulis lagu!

Bagaimana kamu bertemu mereka, atau bagaimana kamu mengumpulkan mereka? Mr. Yamada, yang bermain dalam live kamu, sepertinya dia adalah musisi yang cukup populer karena dia telah bermain dengan Every Little Thing, Koda Kumi, Tommy Heavenly6, the brilliant green, Otsuka Ai, Bonnie Pink dan masih banyal lagi.

Mio: Ketika band saya sebelumnya bubar pada bulan Maret tahun ini, saya bermain gitar sendirian selama beberapa bulan. Sebenarnya, anggota band sekarang baru bergabung bulan lalu. Pemain drum, Takeshi Hatae, sudah menjadi kenalan saya selama tiga tahun – kami bertemu di live di Nagano – dan kami berbicara mengenai band saya, dia hanya berkata, “Ayo bermain bersama!” Karena dia adalah drummer kelas atas di Jepang yang saya benar-benar suka, saya merasa senang! Dia juga memperkenalkan Anthony Yamada, yang menjadi bassist kami, dan membawa gitaris Kôta Nakamura masuk dalam band. Membuat musik bersama mereka benar-benar terasa menyenangkan. Saya mencintai mereka.

Itu terasa menjanjikan bagi saya! Saya yakin kamu akan dapat memiliki beberapa konser yang sangat hebat tahun ini. Yang terakhir, apakah kamu memiliki pesan untuk pembaca kami?

Mio: Terima kasih telah membaca! Saya berharap saya akan dapat mengadakan beberapa konser di luar negeri suatu hari nanti!


JaME ingin berterima kasih kepada Mio atas kesempatannya untuk melakukan wawancara ini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Mio dan musiknya, silakan memeriksa homepage resmi dan profil MySpacenya.
comments
blog comments powered by Disqus
related gallery
advertisements