Wawancara dengan Kagrra, di JRock Revolution

interview - 22.11.2007 19:00

JaME mewawancarai Kagrra sehari sebelum penampilannya di JRock Revolution.

JaME bertemu dengan para member kagrra, sehari sebelum mereka tampil di JRock Revolution. Semua member hadir, dan dalam suasana hati yang gembira. JaME menemui mereka di sebuah ruang konferensi di Hotel Renaissance Hollywood.

Tolong perkenalkan diri kalian kepada pembaca kami yang mungkin belum mengenal band kalian?
Akiya: Saya Akiya, saya main gitar.
Izumi: Saya Izumi, drummer.
Isshi: Saya vokalis, Isshi.
Nao: Saya Nao. (bass)
Shin: Shin. (gitar)

Tampilan pv kalian selalu mempesona, apakah ada yang menangani konsep dan tema dari masing-masing video tersebut, atau kalian menyerahkannya ke sutradara?
Isshi: Masing-masing lagu mempunyai konsep dasar, namun untuk imajinasinya diputuskan dari lirik.

Kalian dikenal selalu mengenakan kostum yang sangat tradisional saat live. Apakah ada alasan dibalik itu?
Isshi: Konsep band kami adalah menghadirkan tradisi Jepang dan kebudayaannya kepada dunia, inilah mengapa kami memilih menghadirkannya dengan cara kami sendiri.

Kalian belum pernah tampil di Amerika sebelumya, apakah kalian merasa gembira dengan show ini?
Isshi: Kami sangat senang sekali, kami dengar tiketnya sudah habis terjual!

Apa yang ingin kalian lihat saat kalian di Amerika?
Isshi: Burger King! (semuanya tertawa)

Mengapa kalian memutuskan ikut ambil bagian di JRock Revolution?
Isshi: Kami merasa sangat beruntung mendapatkan kesempatan di acara ini. Waktunya tepat; begitu banyak orang yang tertarik dengan kebudayaan Jepang sekarang ini, dan ini waktu yang tepat bagi kami untuk menghadirkan musik kami kepada dunia.

Apakah kalian tertarik untuk melakukan sebuah tur one-man di USA?
Isshi: Kami sangat tertarik dengan ide ini, kami sangat ingin mengadakan tur kami sendiri.

Bisa kamu gambarkan seperti apa style dari kagrra?
Isshi: Musik kami bukan “rock and roll” seperti band-band visual kei lain. Kami ingin dapat menghadirkan lebih dari musik kepada orang-orang sehingga mereka dapat membuat penilaian sendiri tentang musik kami.

Apakah kalian merasa bahwa menjadi sebuah band Visual Kei memberikan kebebasan lebih buat kalian dalam mengekspresikan style dan bereksperimen sendiri?
Isshi: Ya, kami suka karena menjadi lebih bebas dalam hal membuat musik yang kami inginkan, dan tidak ingin bekerja dengan peraturan yang diberikan oleh orang lain.

Tahun depan akan menjadi perayaan yang ke 10 kalian tampil bersama sebagai Crow, apakah kalian punya rencana khusus untuk merayakannya?
Izumi: Benar, kami mulai sebagai Crow, tapi kami lebih suka untuk merayakan perayaan ke 10 tersebut sebagai kagrra, jadi kami tidak punya rencana khusus.

Masing-masing dari kalian, apa yang menjadi kenangan yang paling berkesan untuk kalian melewati tahun-tahun bersama?
Isshi: Kenangan yang paling berkesan saat saya berada di rumah sakit. Saya di sana hanya untuk sehari, tapi sesudah itu sakit saya makin bertambah untuk tampil di live kami, dan saya harus tinggal di hotel.
Nao: Besok akan menjadi hari bagi kami untuk membuat sebuah kenangan luarbiasa bersama. Kami sangat menantikan itu.
Akiya: Kenangan yang mengesankan untuk saya saat kami pertama tampil memakai kimono orang-orang mentertawai kami, namun beberapa tahun kemudian orang-orang mulai berpikir “Oh, cowok-cowok ini keren”. Karena hal itu, kami merasa senang karena orang-orang mulai menerima kami dan tujuan kami. Itu kenangan hebat buat saya.
Izumi: Ada beberapa kenangan. Saya rasa waktu pertama kami ada di halaman muka di sebuah pertunjukan, itulah kenangan yang paling mengesankan.
Shin: Buat saya kenangan yang paling berkesan adalah pertunjukan pertama kami. Kami menyewa seorang stylist untuk membantu kami dalam kostum, tapi stylist itu tidak pernah datang. Jadi kami duduk di backstage di pertunjukan pertama kami dan mengerjakan sendiri kostum kami. (semua orang tertawa).

Bagaimana pendapat kalian dunia musik telah berubah pada saat kalian telah menjadi bagian dari itu?
Isshi: Kami tidak terlalu memperhatikan suasana itu. Itu selalu berubah, dan meski kami terinspirasi dengan beberapa musik, kami berusaha untuk menjaga semangat kami dan tidak membiarkan itu ternoda oleh suasana.

Kalian telah melakukan tur bersama alice nine. dan miyavi sebelumnya. Bagaimana rasanya bermain bersama mereka kembali?
Isshi: Semua orang disini adalah teman, jadi kami sangat menikmatinya. Dan karena kami telah mengenal satu sama lain, itu akan menjadi semacam sebuah kompetisi besok, kami akan melakukan yang tebaik dan memenangkannya (tertawa).

Isshi, kami dengar kamu berlatih vokal dengan seorang penyanyi opera. Berapa lama kamu bekerja sama dengannya?
Isshi: Saya masih bekerja sama dengannya bahkan hingga saat ini. Sudah sekitar 2 tahun sejak saya mulai.

Lagu kalian “Chikai no tsuki” digunakan sebagai tema anime “Kinnikuman II yo ultimate muscle 2”; bagaimana kesempatan untuk itu datang?
Isshi: Kami sebenarnya mencari kesempatan untuk masuk di industri animasi di Jepang. Kami benar-benar berusaha keras untuk mendapatkan anime ini karena ini satu peningkatan. Kami sangat senang mampu melakukannya.

Nao, Akiya dan Izumi, kalian punya dua proyek lain: Devil Christ 13 dan Dragon Head. Mengapa kalian menciptakan band-band ini?
(Ketiganya tertawa)
Nao: Kami melakukannya hanya sekedar senang-senang, untuk fanclub.

Nao, kamu adalah vokalis untuk kedua band itu, Akankah kamu mempertimbangkan bernyanyi untuk kagrra seperti sebuah duet dengan Isshi?
Isshi: Enak saja! (semua orang tertawa)

Akankah kalian membuka fanclub untuk fans internasional kalian?
Isshi: Ya, itu pasti segera. Kami ingin menjadi lebih populer di seluruh dunia.

Jika kamu yang menjalankan PS Company, apakah kepanjangan dari inisial PS?
Akiya: Peace Smile

Banyak fans takut mengirimkan fan mail karena mereka tidak bisa bicara atau menulis bahasa Jepang. Apakah kalian terbuka untuk menerima fan mail dalam bahasa lain?
Isshi: Ya, silahkan kirim saja. Kami mempunyai sebuah program penterjemah untuk email

Dari masing-masing kalian, ada yang ingin menyampaikan pesan terakhir untuk fans?
Akiya: Banyak fans yang tidak bisa datang melihat kami di Jepang, jadi silahkan cek website versi Inggris kami dan tolong saksikan kami besok.
Izumi: Saya sangat suka tur di US dan melihat semua fans di seluruh dunia.
Isshi: Tetaplah dekat dengan kami, kami akan menunjukkan kepada kalian tradisi Jepang.
Nao: Kami tidak bisa datang ke US sering-sering, tapi tolong lihat blog kami di website
Shin: Tolong dukung kami, dengan demikian kami bisa kembali lagi ke Amerika!

---

JaME ingin mengucapkan terima kasih kepada para member Kagrra, PS Company, dan JRock Revolution yang membuat wawancara ini dapat berlangsung.
Photo oleh Bow.
related artists
comments
blog comments powered by Disqus
related themes

JRock Revolution

related gallery
advertisements